Rabu, 21 November 2012

~ Rindu ini membunuhku ~

Saat kamu ada, setiap waktu kamu mengkhawatirkanku, cemburu dan marah padaku, kamu menjagaku seperti menjaga anak kecil yang harus selalu dituntun dan diarahkan, tapi aku malah selalu kesal dengan keposesipanmu, padahal semua itu kamu lakukan, karena sangat menyayangiku dan takut kehilanganku.

Disaat kamu tidak lagi otoriter padaku, disaat kamu mengerti keinginanku, disaat aku mulai lagi mencintaimu, disaat aku sangat sayang padamu, Allah memanggilmu, tepat dihadapanku, dipangkuanku, hingga detik ini dan tak tahu hingga kapan, tragedi itu selalu bermain dimataku. Di hari-hari terakhir, kamu selalu menanyakan " Sayang kamu cinta gak padaku? ", aku hanya menjawabnya dengan senyum, tapi aku yakin kamu tahu aku cinta kamu, aku membopongmu kesana kemari untuk menyelamatkan nyawamu, aku berusaha sekuat tenaga dan doaku menanti mukjizat Allah, meski aku tdk menjawab pertanyaanmu, usahaku menyelamatkanmu adalah jawabannya. Setelah kamu tidak ada, baru kusadari sebenarnya aku sangat mencintaimu. Aku rindu suaramu, aku rindu marahmu, aku rindu cemburumu, aku rindu lembut kasihmu.

~ Katakan kepadaku haruskah jalan ini kulalui
~ Tak bisakah waktu kuputar kembali
~ Saat kita masih bersama

~ Jelaskan kepadaku mengapa takdir ini yang terjadi
~ Saat kumengerti artinya mencinta
~ Secepat surga menginginkannya

** Tuhan kembalikan dia padaku
     Karena kutak sanggup berada jauh darinya
     Kirimkan malaikat cinta untuknya
     Sampaikan pesan dariku
     Yang selalu merindunya

Dedicate for : Alm. ** ***********
Semoga Amal Ibadahnya diterima Allah dan ditempatkan ditempat yang sebaik-baiknya di SURGA.

 Regards

Maharani



Tidak ada komentar:

Posting Komentar