Hening, yang terdengar hanya desiran angin dan nafasku.
Kaki melangkah perlahan, mencercahkan kedua pasang kaki, tetapi seolah raga tidak berada dibumi.
Perlahan, aku berwudhu, dinginnya air menyejukkan wajah dan tubuhku.
Sajadah terbentang, bersujud simpuh, berpasrah dan beribadah kepadaNYA.
Aku hanya bisa mengadu padaMU, sudah tidak terhitung lagi tetesan airmataku.
Sekuat tenaga aku memohon mukjizatMU, untuk kesehatan dan keselamatannya, Engkau yang lebih teramat menyayanginya daripadaku. Salahkah jika aku masih belum bisa menerima kenyataan ini.
Disaat aku menyayanginya dengan sepenuh hatiku, Engkau mengambilnya Ya Rob.
Apakah semua ini karena Engkau juga sayang padaku Ya Rob?
Disaat apa yang kuinginkan, dimengerti olehnya, Engkau mengambilnya, apakah aku tidak boleh mencintainya, melebihi cintaku padamu Ya Rob.
Ampuni aku Ya Rob, aku sudah banyak berprasangka buruk padaMU.
Engkau menegurku didunia ini, untuk menguji keimananku, untuk menguatkan hati dan jiwaku, menjadikanku umat pilihanmu. Sesungguhnya aku tidak kuat Ya Allah. Engkau mengambilnya, Engkau juga mengirimkan orang-orang baik yang selalu menguatkanku, memegang tanganku agar aku tidak jatuh, mengarahkan kakiku untuk tidak salah berjalan. Seorang temanku berkata " Kita ini punya siapa? , Kita ini punya Allah, jadi kapanpun Allah mau mengambil salah satu diantara kita, kita tidak boleh menentangNYA.
Dia telah membukakan pintu hatiku yang tertutup Ya Rob. Engkau banyak memberikan pelajaran padaku, agar aku dapat memaknai hidupku Ya Rob. Disaat dia tidak ada lagi disisiku Ya Rob, separuh jiwaku pergi, disaat itulah aku menyadari " AKU CINTA DIA YA ALLAH ".
Tempatkan dia ditempat yang sebaik-baiknya disisiMU Ya ALLAH, di SURGA JANNATUN NA'IM.
Jikalau Aku meneteskan airmata Ya ALLAH, itu semata-mata untuk membasuh luka hatiku dan menumbuhkan semangat dan sugesti baru dalam hidupku.
Hanya Engkaulah tempatku mengadu dan memohon pertolongan.
Aku meyakinimu, yang terbaik dan terindah telah Engkau persiapkan untukku.
Amin..Amin.. Ya Robbal Alamin.
Regards
Maharani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar